Ayo Kasie Wisata Alam Penuh Pesona

125
https://www.nusantarasumsel.com/wp-content/uploads/2020/01/Megang...jpg

Lubuklinggau, Nusantara Sumsel (28/07)Keindahan alam di sungai kasie yang terletak di Kelurahan Lubuk Tanjung, kecamatan Lubuklinggau Barat 1,Kota Lubuklinggau menjadi distinasi Wisata baru yang penuh Pesona di kota Lubuklinggau.

“Wisata ini, cukup menarik selain keindahan alam baik pemandangan bukit serta bentangan areal persawahan juga Sungai Kasie tempat bermain air dan mandi, menambah  keinginan untuk berkunjung  kesini” ujar Walikota Lubuklinggau, H Prana Putra Sohe

Destinasi wisata yang dikelola masyarakat sekitar dan diberi nama Wisata Beranyot ayo Kasie, cukup menjadi refrensi  wisata untuk keluarga yang ada di lubuklinggau.

Menurut Nanan, Wisata alami yang dikelola ini, diharapkan mampu meningkatkan perkonomian masyarakat, untuk itu dihimbau kepada pengelola untuk dapat menjaga kebersihan dan juga keamanan.

 Dengan ramainya pengunjung, pihak pengelola agar benar benar menjaga keselamatan pengunjung,  selain itu juga yang paling utama  menjaga kekompakan  pengurus jangan sampai terjadi kericuhan  dan juga  tidak mengganggu aktifitas pertanian di sekitar Suangai Kasie.

Sementara itu, salah seorang pedagang   Gorengan ,Salim mengakui jika destinasi wisata ini, cukup banyak pengunjungnya, terutama di hari libur sabtu dan Minggu.

“ Pengunjungnya bisa mencapai Ribuan dan  penghasilan yang masuk cukup Lumanyan,” Ujar Salim.

Sedangkan untuk di hari hari biasa, masih banyak pengunjung namun cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari hari yang di akuinya, semenjak Corona melanda dirirnya kesulitan untuk mencari pemasukan.

Selama ini,  dirinya berjualan di  Sekolah Sekolah, namun semenjak libur Kenaikan kelas  hingga kini, sama sekali tidak ada pemasukan karena sekolah  masih belum ada proses belajar.

Untuk itu, dirinya berharap pengunjung di wisata Branyot di sungai Kasie ini agar tetap ramai berkunjung  dan diharapkannya, adanya pengembangan wisata sungi Kasie ini dari pihak pemerintah khususnya Pasilitas, baik jalan maupun fasilitas penunjang lainnya.

Ditambahkan Salim, untuk pedagang  cukup banyak yang menjajakan makanan ringan hingga kedai Kopi, “ terima kasih kepada pihak pengelola karena di izinkan berdagang dan hingga saat ini memang belum ada iuran yang ditarik dari pihak pengelola terkait  lapak maupun kebersihan”. (Rudi Rediansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here