Pembangunan Bronjong Sungai Ninjau Berlanjut

70
https://www.nusantarasumsel.com/wp-content/uploads/2020/01/Megang...jpg

Lubuklinggau, Nusantara Sumsel,(14/08)- Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang ( DPUPR ) Kota Lubuklinggau, Langsung memenindak lanjuti  Keluhan Warga dan petani Terkait Bronjong sungai Ninjau,

” Kita hari ini mengecek Proyek Bronjong Sungai Ninjau  dan pada APBD Perubahan Kota Lubuklinggau 2020, Pembangunan Bronjong di sungai ini akan Kita Lanjutkan dan juga memperbaiki yang di keluhkan warga dan petani,” kata Kepalan Bidang ( Kabid ) Sumber Daya Air Pada  Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang ( DPUPR ), M.Kendi Langgana.

Dari hasil pengecekan bersama warga dan petani penggarap sawah di sekitar sungai  Ninjau yang Juga  didampingi Lurah Lubuk Tanjung, memang ada yang perlu diperbaiki.

Untuk itu, di APBD  Perubahan  ini, akan di lanjutkan  pembangunan bronjong, sepanjang 75 meter, dan juga akan membangun Bendungan  beserta pintu Air, Kemungkinan pada September 2020, pembangunannya, Mulai dilaksanakan.

 Diharapkan kepada warga serta petani, untuk bersabar.” yakinlah bronjong di sungai ini, di kerjakan tahun ini,” tegas Kendi.

Sementara, itu Lurah Lubuk Tanjung,Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Efran mengakui pihaknya bersama dinas PU Mengecek pengerjaan Bronjong yang di keluhkan warganya.

” Dari titik  titik bronjomg yang dikeluhkan warga, akan segera di perbaiki,” ujarnya.

Kemudian Juga,  di tahun ini juga akan dibangun bronjong di bibir sungai yang memang membutuhkan penahan agar pematang sawah tidak tergerus arus sungai.

Selaim itu, pihak PU juga mengecek dan mengukur untuk pembangunan Bronjong di aliran Sungai Kasie yang memang sudah di perintah oleh Wali Kota Untuk segera di bangun.

Dari hasil pengecekan akan dibangun bronjong di titk titik yang rawan sepanjamg 117 Meter, dengan ketinggian Dua meter.

Efran berharab dan menghimbau, warga dan petani di aliran sungai kesie dan juga Sungai Ninjau, untuk turut bantu dan Menjaga jika nantinya pembangunanya dilaksanakan.

Sebagai Mana di ketahi,  petani di Aliran Sungai Ninjau beberapa waktu yang lalu mengeluhkan pembanguan Beronjong, yang mana kwalitas serta pengerjaan di pertanyakan Warga dan petani.

 Ini di sebabkan adanya bagian bronjong yang letak dan pengerjaannya tidak sesuai menurut warga, untuk itu mereka meminta kepada rekanan dan juga Pihak yang terkait untuk memperbaikinya.

Berdasarkan Informasi jika  proyek pembangunan bronjong sungai Ninjau kelurahan Lubuk Tanjung menelan dana  mencapai Rp 150 juta yang dikerjakan oleh CV. Reyhan Aditiya,sejak bulan juli 2020 dan saat ini telah selesai dikerjakan.( Rudi Rediansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here