PT Nansuko Linggau Bisa Panen Perdana

296
https://www.nusantarasumsel.com/wp-content/uploads/2019/04/Web-Sekwan-HUT-Mura.jpg



LUBUKLINGGAU | NUSANTARASUMSEL.COM – PT Nan Suko Linggau Bisa  sukses launching perdana perkebunan Sri Wangi (Serai Wangi) di Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, (25/3/2019).

Launching ini tersebut dihadiri oleh Walikota Lubuklinggau, H. SN Prana Putra Sohe beserta istri, Kejari, Kapolres Lubuklinggau, Dandim 0406, direktur utama PT Linggau Bisa, kepala BPN, seluruh OPD dalam ruang lingkup pemerintah kota Lubuklinggau, beserta Camat dan Lurah.

PT Linggau Bisa, Karim Antoni, didampingi direktur PT Linggau Bisa Ramajaya Deswanto dalam sambutannya menjelaskan, jika dibuatnya PT yang bergerak dalam bidang Sri Wangi ini merupakan salah satu visi dan misi walikota Lubuklinggau untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Si salah satu visi misi bapak walikota ingin menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, jadi terbentuknya perusahaan ini agar masyarakat, khususnya Lubuklinggau bisa mendapat pekerjaan,” katanya..

Lahan yang dibuka pada 25 Juli 2018 tersebut dan sudah mulai di tanami sejak 3 Agustus 2018 sampai dengan sekarang ini memiliki luas lahan sekitar 48 hektar dalam satu lingkungan.

“Lahan kita seluas 48 hektar, namun karena ada beberapa titik yang tidak bisa ditanami, jadi lahan kita sekarang menjadi 40 hektar. Dan kita mempunyai kebun inti kurang lebih 5 hektar, dan selebihnya plasma yang bekerjasama dengan masyarakat dan hasilnya dibagi,” pungkapnya.

Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe ingin menjadikan sereh wangi menjadi produk ekspor asli Lubuklinggau. Dirinya berharap julukan sebagai Kota Sereh Wangi diharapkan dapat terwujud.

Dikatakan,  kebun ini hadir sebagai solusi bagi petani karet yang mengalami keterpurukan akibat anjloknya harga komoditi karet beberapa tahun terakhir.

“Saat ini, minyak sereh wangi yang dihasilkan dari penyulingan ini dijual Rp 350 ribu per liter. Ke depan”, imbuhnya.

Lanjutnya, dinas terkait akan membuat industri hilir dan menggelar pelatihan untuk menyulap sereh wangi menjadi sabun atau produk lain. Kedepannya dia juga berharap akan dibangun pabrik untuk penyulingan, yang saat ini sudah bisa menghasilkan minyak,” Pungkasnya. (Rudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here