Isu Strategis Akan Dituntaskan

82
https://www.nusantarasumsel.com/wp-content/uploads/2019/04/Web-Sekwan-HUT-Mura.jpg


MURATARA | NUSANTARASUMSEL.COM  – Bupati Muratara, H M Syarif Hidayat menyampaikan, sedikitnya ada tiga isu strategis yang dihadapi Kabupaten Muratara dan akan dikerjakan di tahun anggararn 2019 ini.

Antara lain, masih tingginya persentase kemiskinan di Kabupaten Muratara dalam lingkup Sumsel, Indek Pembangunan Manusia (IPM) masih rendah, serta infrastruktur dasar, konektifitas dan pelayanan dasar yang masih kurang Bupati menjabarkan, salah satu upaya mengatasi kemiskinan, Pemkab Muratara merangkul swasta untuk berinvestasi di Bumi Berselang Serundingan ini.

Seperti, pihaknya mampu menggandeng investor di bidang perkebunan tebu, jagung, termasuk rencana untuk pemban gunan pabrik tapioka.

“Kalau sudah dibuka perkebunan dan perusahaan tapioka nanti, akan ada penyerapan sebanyak 10,000 tenaga kerja dari masyarakat Kabu paten Muratara, dengan demikian

akan ada pemasukan bagi masyarakat, sehingga angka kemiskinan dapat berkurang,” katanya.

Lanjut Bupati, untuk mengatasi masih rendahnya IPM di Muratara, pihaknya menekankanpada sektor pendidikan dan kesehatan agardapat bekerja keras supaya IPM dapat ditingkatkan menjadi lebih baik.

“Kedepan, jangan ada lagi alasan kemiskinan membuat anak putus sekolah, semua harus diatasi. Kemudian, selama ini kita mampumenurunkan angka kematian ibu dan anak, tapi lansia kurang diperhatikan, kedepannya lansia juga perlu perhatian khusus,” ujarnya.

Ditambahkan Bupati, sesuai target Pemkab Muratara Muratara, semua insfraturtur dasar yang masih kurang seperti jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, fasilitas sekolah, serta air bersih dapat diperbaiki dan diatasi kekuranggannya. Sehingga kedepannya dalampengecekan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dalampenilaian Mepan-RByangsebelumnyaadalahC,dapat berubah sesuai target menjadi B.

Pj Sekda Zainal Arifin menam-bahkan, untuk Dinas PMDP3A diharapkan agar proaktif dalam mengawal pemanfaatan dana desa, sehingga penggunaannya dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Kawal dana desa, jangan setiap tahun pembangunan sama terus, yang ini bangun gapura semua bangun gapura, desa ini bangun jalan setapak semua bangun jalan setapak kawal dan ada yang lebih prioritas untuk dibangun seperti pembangunan BUMDes,” katanya(Rd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here